‘Kesiapan untuk menghadapi dan berurusan dengan kutu rambut
adalah bagian dari motherhood,
bukan suatu status sosial!’

Krea Asia didirikan pada tahun 2014 oleh para pendirinya dalam rangka membawa produk-produk kesehatan modern, berkhasiat, yang peduli pada dampak terhadap lingkungan, dengan penuh kepatuhan dan melalui proses yang transparan untuk memenuhi pasar yang belum terjamah di Asia Tenggara dengan fokus prioritas pada Indonesia.

Para pendiri memberikan berbagai pengalaman profesional 30 tahun di industri yang berbeda, di berbagai negara, membangun perusahaan-perusahaan pada posisi-visibilitas yang tinggi dengan perusahaan global yang tidak disebutkan.

FAKTA YANG MENYENANGKANDisebutkan bahwa global innovation power house diciptakan diantara banyak hal-hal besarlainnya dengan istilah ‘Healthineer' dan diabadikan dengan ‘Healthineers Song’.

Sejak awal, Krea Asia telah berfokus pada peluncuran produk-produk modern, penanganan kutu rambut yang bebas bahan neurotoksin yang dibuktikan berkhasiat oleh uji klinis dan dengan sejarah pemasaran yang diatur di pasar Indonesia (dengan rencana ekspansi berikutnya ke Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina).

Krea Asia beraspirasi untuk menjadi market leader dari produk kategori penanganan kutu rambut dan produk crossover di Asia Tenggara dengan bekerja sama dengan produsen-produsen dan pemilik produk yang terbaik pada kategorinya dengan kesepakatan kontrak jangka panjang, tunggal dan eksklusif untuk produk yang berbeda, yang memenuhi kebutuhan pasar lokal ditujukan di semua segmen disajikan dalam bahasa dan warna lokal.

Krea Asia melakukan apa yang dikomitmenkan dalam membawa produk yang bersih, dalam arti bersih dalam pemasarannya dan lebih terbuka mempromosikan untuk berdiskusi mengenai 'topik yang tabu'. Didorong oleh keyakinan pada 'dapat menjadi apa', Krea Asia tetap teguh dalam memfokuskan diri pada, produk penanganan kutu rambut bebas insektisida aman dan berkhasiat dengan berbagai kurun harga yang mencakup semua. Dokumen-dokumen Krea asia dan mengangkat terlihat adanya hambatan dan rintangan untuk memasarkan yang melanggar aturan yang berlaku melalui semua contoh relevansi hukum (termasuk Kementerian, Kepala badan monitor dan Parlemen Indonesia), dan jika dianggap perlu untuk masyarakat luas dengan cara pengungkapan secara online.

Pengungkapan publik dan/atau pengajuan hukum yang berkaitan dengan Produk Monopoli dan/atau lembaga pemerintah Indonesia sama sekali tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan atau tidak menghormati individu, kelompok individu, badan, atau lembaga mana pun secara keseluruhan. Tidak ada dalam komunikasi Krea Asia yang diinterpretasikan sebagai ekspresi dari pandangan politik.

Alasan perjuangan kami adalah hanya musuh-musuh kulit kepala manusia dan kutu rambut saja.

Dana-dana Krea Asia adalah dana sendiri dari sumber-sumber yang sah.

KONDISI KUTU RAMBUT SAAT INI DI INDONESIA

Selama beberapa dekade, pasar Indonesia hanya mengenal satu produk terdaftar yang berbasis bahan neurotoksin (hingga 2015 Lindane, kemudian berbahan Permethrin), merek produk penanganan kutu rambut satu-satunya (‘Produk Monopoli’). Kutu rambut telah dilaporkan secara global dapat mengembangkan resistensi terhadap pestisida kimia (termasuk Lindane dan Pemethrin), ketika ditangani dengan berulang-ulang dengan bahan yang sama untuk waktu yang lama.

Absennya pengetahuan (kutu kepala), sosialisasi, 'dengar cerita mitos’ dan stereotip menjadi meningkat dengan pengulangan untuk 'kebijaksanaan umum' untuk membatasi apa yang tak terlihat dari stigma, kecurigaan dan penolakan di antara populasi.

Krea Asia berdedikasi untuk merubah peninggalan ini dalam forum-forum untuk membuka diri dalam format dialog melalui acara sekolah, tindak lanjut ketersediaan, penggunaan media sosial dan tradisional dan pengembangan Komunitas Netizen Krea Asia sendiri yaitu k TalkTM untuk memfasilitasi diskusi-diskusi stigma dengan bebas dan membentuk opini terbatas dalam jangkauan dan aman dari komentar-komentar yang menghakimi.